Photoshop atau Fireworks?

Mungkin dari beberapa teman-teman familiar dengan “Photoshop” dan Adobe family. Tapi pernahkah mencoba menggunakan Fireworks untuk mendesain sebuah kerangka web? Untuk yang sudah pernah, mungkin tahu bahwa dengan menggunakan Fireworks untuk mendesain web sangat membantu ketimbang menggunakan Photoshop, terutama untuk front end web developer seperti saya.

[related_posts]

Sebelum membahas lebih lanjut tentang mengapa para desainer perlu menggunakan Fireworks untuk mendesain sebuah web, ada baiknya anda paham tentang tahap dalam pembuatan sebuah template web. Berikut tahapannya:

  1. Strukturisasi Web
  2. Layout Web
  3. Slicing Desain
  4. Convert to HTML
  5. Testing

Fireworks tidak berbeda jauh dengan saudara-saudaranya, Photoshop, Illustrator, InDesign. Namun Fireworks diciptakan khusus untuk melakukan pekerjaan Desain Web. Fireworks memiliki fitur dari kedua pendahulunya yaitu Photoshop yang bersifat pixel dan Illustrator yang bersifat vektor. Secara desain, Fireworks menganut vektor tetapi sebenarnya sama halnya dengan Photoshop bentuk vektor yang dianut adalah pixel.

vektor

Vektor

pixel

Pixel

Gambar diatas adalah contoh dari hasil Fireworks. Dengan cara seperti ini berarti, untuk desainer jadi lebih mudah, dan untuk converter pun jadi lebih mudah pula karena untuk melakukan konversi desain ke HTML berdasarkan pixel.

Selain keunggulan tersebut, ada unggulan lain yang dimiliki oleh Fireworks

Slicing

Mudah Untuk Slicing

result

Hasil Slicing

export as

Export sebagai…

Baca Juga:  HAML - Markup Indah Pengganti HTML

sizeMengatur besar file

Meskipun Photoshop dan Illustrator bisa melakukan slicing, tapi tak semudah Fireworks. Jadi silahkan pilih, masih mau menggunakan Photoshop atau Fireworks?

Komentar

comments

isatrio

Front End Web Developer @fasatechnology. PHP, HTML5, CSS3, JQuery is my current language and also create WordPress Template :)

grain storage instagram türk takipçi satın al