Menggunakan git branch dengan Optimal

Pada jurnal kali ini saya akan membahas tentang bagaimana menggunakan Branch pada Git secara optimal. Tulisan ini lebih memfokuskan bagaimana menggunakan fitur `git branch` dalam proyek pengembangan software, baik itu komersil ataupun Open Source. Perlu diketahui bahwa tingkatan dari tulisan adalah tingkatan menengah.

Mengenal Version Control System dan Git

Version Control System (VCS) bisa kita artikan Sistem Pengontrolan Versi dalam bahasa Indonesia. VCS adalah sebuah sistem yang merekam semua perubahan terhadap sebuah file ataupun direktori (folder) yang memungkinkan anda untuk mengembalikan keadaan dari sebuah file ataupun direktori pada kondisi (versi) tertentu. Hal ini tentu sangat bermanfaat dalam proyek web design ataupun aplikasi lain.

Git adalah VCS yang cukup populer saat ini, karena dianggap menutupi kelemahan-kelemahan dari produk-produk VCS yang ada saat ini. Saya tidak akan membahas Git secara mendalam, namun mungkin beberapa link di bawah ini akan membantu anda dalam memahami dasar dari Git:

  1. Buku Git Resmi dalam Bahasa Indonesia
  2. Buku Git Bahasa Indonesia oleh Endy Muhardin
  3. Pengantar Git oleh Hasan Aly

Mengenal git branch

Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia, Branch adalah ranting. Ranting yang dimaksud dalam hal ini adalah sebuah cabang pengembangan aplikasi, seperti yang kita ketahui dalam sebuah status aplikasi ada yang disebut dengan Beta, RC (Release Candidate), dan Stable. Beta merupakan kondisi dimana aplikasi tersebut dalam tahap pengujian publik, RC merupakan kondisi dimana aplikasi tersebut telah melalui tahap pengujian dan sedang memasuki tahap penyempurnaan, dan Stable adalah kondisi stabil dimana aplikasi tersebut di rilis ke publik.

Pada umumnya aplikasi yang telah rilis akan menyertakan sebuah versi dari aplikasi tersebut beserta status pengembangannya, contohnya 1.0, 2.0, 2.1b, 3.0rc, dst. Dimana B adalah Beta, RC adalah Release Candidate (Pra-rilis), dan Stable pada versi tidak menggunakan kode B ataupun RC.

Pertanyaannya adalah bagaimana cara programmer (developer) dari aplikasi tersebut membedakan yang mana kondisi Stable, Beta, ataupun RC? Nah disini lah peran Branch pada Git dalam membantu sebuah proyek pengembangan aplikasi. Branch pada Git membuat sebuah cabang-cabang pengembangan dimana cabang tersebut bersifat mandiri dan mampu dilebur (merge) satu sama lain.

Perintah Git yang akan Digunakan

git branch

git branch adalah perintah untuk mengelola branch yang ada pada repository Git anda. Untuk mengetahui penjelasan lengkap untuk git branch, silahkan jalankan Console (Command Prompt pada Windows) dan ketik git branch --help. Beberapa perintah git branch yang umum adalah sebagai berikut:

  • Menghapus branch
    git branch -D <nama_branch>
    Dimana <nama_branch> adalah nama branch yang ingin dihapus. Contoh jika ingin menghapus branch dev, brarti perintahnya adalah git branch -D dev. Untuk pembuatan branch pada git akan dibahas berikutnya.

git merge

Baca Juga:  MySQL : Memilih tipe data #1 (Tipe data numerik)

Pada dasarnya git merge dilakukan untuk melakukan peleburan atau menyatukan sebuah branch dengan branch yang lain pada repositori Git. Untuk mengetahui penjelasan lengkap git merge, silahkan ikut cara di atas. Berikut beberapa perintah git merge yang akan digunakan :

  • Merge dengan metode Fast-Forward
    git merge develop
    Asumsi bahwa branch yang aktif adalah branch master. Perintah di atas untuk meleburkan branch develop ke branch master dengan metode fast-forward. Hasil dari peleburan (merge) dengan metode fast-forward dapat dilihat pada gambar.
  • Merge dengan metode Commit
    git merge --no-ff develop
    Dengan asumsi sebelumnya, perintah di atas untuk meleburkan branch develop ke branch master dengan metode commit. Metode commit akan membuat sebuah commit untuk menginformasikan sebuah merge, silahkan lihat ilustrasi untuk perbedaan metode ini dengan metode fast-forward.

Hasil dari git-merge

git checkout

Perintah git checkout dilakukan untuk mengaktifkan branch, membuat branch, menghilangkan perubahan pada sebuah file atau direktori. Berikut ini adalah perintah git checkout yang akan digunakan :

  • Membuat dan mengaktifkan branch
    git checkout -b <nama_branch>
    Perintah di atas untuk membuat branch dengan <nama_branch> dan sekaligus mengaktifkan branch tersebut. Contoh jika ingin membuat branch develop, maka ketik perintah git checkout -b develop.
  • Membuat branch duplikat dari branch tertentu
    git checkout -b <nama_branch_baru> <branch_lama>
    Perintah di atas untuk membuat branch baru yang merupakan duplikat dari branch tertentu. Sebagai contoh, jika akan membuat branch develop yang diduplikasi dari branch master maka perintahnya adalah git checkout -b develop master.
  • Mengaktifkan branch
    git checkout <nama_branch>
    Perintah di atas untuk mengaktifkan branch tertentu. Sebagai contoh saat ini branch yang aktif adalah develop, dan jika ingin mengaktifkan branch master maka perintahnya adalah git checkout master.

git tag

Perintah git tag adalah perintah untuk menandai repositori, biasanya perintah ini digunakan dalam menentukan versi dalam sebuah aplikasi. Berikut ini adalah perintah git tag yang akan digunakan :

  • Membuat tag
    git tag -a <versi>
    Perintah di atas untuk menandai repositori Git anda berada dalam versi tertentu. Sebagai contoh untuk menandai versi repositori anda ke 1.0.0, maka perintahnya adalah git tag -a 1.0.0.
  • Melihat tag
    git tag --list
    Perintah di atas untuk melihat seluruh tag yang terdaftar pada repositori Git anda.
  • Menghapus tag
    git tag -d <versi>
    Perintah di atas adalah untuk menghapus tag yang dipilih dalam sebuah repositori Git. Sebagai contoh untuk menghapus tag 1.0.0RC, maka perintahnya adalah git tag -d 1.0.0RC.

Kesimpulan

Tulisan ini hanyalah pengantar untuk memahami bagaimana menggunakan branch pada Git. Di tulisan bagian kedua saya akan membahas tentang bagaimana menggunakan branch pada Git secara optimal.

Komentar

comments

Novrian

Saya adalah Website Desainer, Developer, Programmer berusia 27 tahun dari Makassar, Indonesia. 3 tahun pengalaman di dunia freelance web developing. Ingin melihat hasil karya dari saya, silahkan jalan-jalan ke website saya.

grain storage instagram türk takipçi satın al